Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Supervisi Virtual

"Bapak dan Ibu guru hebat...sebagai tindak lanjut kegiatan supervisi administrasi pembelajaran daring adalah supervisi kelas. Saat ini administrasi pembelajaran Bapak Ibu yang terdiri dari kalender akademik, rincian minggu efektif, program tahunan, program semester, KKM, Silabus, RPP dan program penilaian dalam proses ferivikasi dan pengesahan". Salah satu kalimat dalam pembinaan Senin pagi itu cukup diperhatikan dengan seksama. Entahlah bagaimana yang dirasa saat mendengar kalimat ini. Mungkin saja ada yang berfikir "Tugas daring justru bertubi-tubi, ini belum itu belum, lebih sulit dan ada-ada saja. "Bapak Ibu, teknik dari supervisi pembelajaran nanti berbeda dengan supervisi yang  biasa dilakukan. Mengingat pembelajaran dengan daring di kelas virtual maka supervisi juga virtual.  Kurikulum akan menerbitkan Keputusan Kepala Sekolah tentang kegiatan supervisi ini. Sk ini terdiri dari kepanitiaan, Tim supervisor  yang terdiri dari guru senior, kurikulum, Kepala Seko...

Ketrampilan Guru dalam IT

"Bu...aku menemukan teknik yang baru untuk memudahkan absensi", kata bu Anik dengan penuh semangat. 'Teknik bagaimana to buu...?' sahut teman-teman staf yang lain karena segera ingin tahu. "kalau biasanya kita membuat presensi di google drive tapi ini langsung di google classroom dengan kelebihan begini...begini....dan seterusnya. Saya menilhat guru-guru begitu antusias untuk menguasai teknologi dalam mendukung tugasnya. Ada yang berkumpul di ruang guru, ada yang berkumpul di studio pembelajaran, di ruang multi media dan para waka dan urusan berkumpul di ruang staf. semua berupaya maksimal untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik, dapat menyapa siswa dan melakukan proses interaksi. Meskipun harus diawali dengan adanya pandemi covid-19 untuk dapat mengembangkan guru, jika tidak dapat dikatakan memaksa guru untuk mengembangkan IT dalam pembelajaran. Disadari atau tidak tuntutan abad 21 dalam pengausaan teknologi adalah suatu keharusan. Hal ini bukan...

Pelatihan Design Pembelajaran Jarak Jauh

Beberapa hari ini sejak tanggal 21 sampai nanti tanggal 25 Juli 2020, MGMP PAI SMP Kabupaten Tulungagung mengadakan deseminasi Pelatihan Design Pembelajaran jarak jauh. Kegiatan ini bertempat di SMPN 1 Tulungagung. Maksud diselenggarakan kegiatan ini adalah mengimbaskan hasil pelatihan daring yang diikuti oleh 5 orang Guru agama Islam SMP di Kabupaten Tulungagung yang harus kita sampaikan kepada 30 orang peserta.  Penggunaan kata diseminasi d alam kamus Merriam Webster Online Dictionary (2008), diseminasi cecara etimology berasal dari bahasa Latin disseminatus yang mengandung makna  to spread a broad dan to disperse throughout . Pengertian diseminasi tersebut sejalan dengan dissemination dalam kamus bahasa Inggris yang juga bermakna  to spread atau to distribute  (Hornby, 1974; Echols dan Shadily, 1997). Yaitu suatu  kegiatan penyebaran informasi yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, men...

Pendidikan Karakter

Ada 2 kesimpulan penting yang saya garis bawahi dari pembinaan ibu Dra. Umi Kholisoh, M.Pd.I, Kasi SMP pada bidang PAIS Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur pada Pembukaan diseminasi Pelatihan Design Pembelajaran Jarak Jauh MGMP PAI SMP Kabupaten Tulungagung. Bahwa Pendidikan Agama Islam yang dilakukan di sekolah meskipun pada masa Covid hendaklah tetap pengacu pada penguatan pendidikan karakter. Karakter yang tetap harus ditumbuhkan pada diri anak adalah karakter keagamaan dan karakter kebangsaan. Pembentukan karakter keagamaan sebagai suatu penenaman nilai karakter kapada peserta didik harus dapat terinternalisasi. Karakter ini berupa kesadaran dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai Islam dalam kehidupan siswa. Indikator karakter keagamaan bagi siswa dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan agama. Dan Pendidikan Agama Islam hendaklah mampu memotivasi siswa untuk melaksanakan nilai-nilai yang telah dipahaminya. Sedangkan karakter kebangsaan adalah karakter yang dijiwai ...

KEGIATAN PENDAHULUAN DALAM PEMBELAJARAN

Kesuksesan dalam pembelajaran dapat dilihat dari capaian yang diperoleh anak terhadap tujuan pembelajaran. Capaian anak sangat dipengaruhi oleh upaya guru dalam memotivasi anak pada langkah-langkah pembelajaran. Penentuan strategi pada langkah-langkah pembelajaran atau biasa disebut skenario pembelajaran berdampak pada hasil belajar.  Bisa kita pahami bersama bahwa langkah-langkah pembelajaran terdiri dari 3 hal yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pada kegiatan pendahuluan seorang guru adalah menyapa siswa untuk diajak belajar bersama. Pada kalimat sapaan ini siswa digiring pada materi dengan kegiatan appersepsi. karena kita tahu siswa bukan botol kosong yang akan kita isi. Siswa adalah sebuah potensi yang siap kita kembangkan.  Pada fese ini pula guru harus mampu memotivasi siswa untuk dapat belajar dengan baik. Kesuksesan kalimat motivasi ini pulalah yang akan menuntun pada kesuksesan berikutnya. Kalimat motivasi hendaknya tidak terlalu banyak tap...

PRASYARAT GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING

Permulaan tahun ajaran baru ini banyak memunculkan berbagai sikap, reaksi dan stetement dari berbagai pihak. Ada yang mereaksi dengan keras untuk tidak melakukan tatap muka langsung. Alasan utamanya adalah kesehatan siswa dan guru lebih utama. Ada yang ingin segera masuk karena pembelajaran daring dinilai tidak efektif dan memunculkan berbagai persoalan. Ada juga yang biasa-biasa saja, tentu ini dengan berbagai alasan juga. Pembelajaran daring jika dikelola dengan maksimal  tidak mengurangi efektifitas dan produktivitas pembelajaran. Kuncinya adalah harus betul-betul disiapkan secara matang baik persiapan maupun dalam pelaksanaannya. Jika kemasannya tepat maka tujuan pembelajaran akan tercapai dan prosesnya tetap menarik dan bermakana. Siswa akan tetap mengerti konten pembelajaran dan tidak akan merasa bosan belajar di rumah. Untuk mencapai itu semua guru memegang peran pertama dan utama. Hal ini karena pemegang kendali pembelajaran adalah guru. Guru sebagai fasilitator dalam pembe...

Pengembangan Diri guru

Bagi para pendidik kegiatan workshop atau pelatihan merupakan bagian dari pengembangan diri. Pengembangan diri penting karena ilmu pengetahuan adalah sesuatu proses yang sifatnya alamiah, dinamis dan terus berubah sewaktu-waktu. Sehingga guru perlu terus berproses melakukan pengembangan diri baik di internal sekolah, di forum MGMP atau yang diselenggarakan oleh lembaga lain. Guru yang rajin ikut pengembangan diri pastilah lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran. Hal ini dikarenakan ia banyak mendapatkan informasi dari beberapa nara sumber atau sesama peserta.  Sedangkan guru yang ogah-ogahan tentu skenario proses pembelajaran  itu-itu saja dan begitu-begitu saja. Mengapa demikian, ini karena guru sebagai fasilitator dan motivator hendaknya selalu update terhadap perubahan terutama peserta didik. Memang kalau dari sisi konten pelajaran perubahan itu tidak dratis dan serta merta, namun dari sisi teknik, strategi, media seorang guru harus selalu dapat menyesuaikan. Seb...

RPP Daring

Sudah hampir dua pekan aktivitas Bapak/ Ibu guru di sekolah cukup padat. Intensitas kesibukannya tampak semakin jelas sejak rapat pembagian tugas mengajar dan tugas tambahan di sampaikan. Bayangan pembelajaran daring jelas di depan mata. Mengingat masa covid belum mencapai zona hijau, sehingga sesuai aturan dan protokol kesehatan anak-anak masih melakukan pembelajaran daring. Pembelajaran daring atau pembelajaran dalam jaringan berarti pembelajaran online melalui dunia maya. Siswa tetap berada di rumah namun ia harus masuk di dalam kelas virtual di Google Classroom. Di ruang kelas itulah siswa dan guru melakukan proses pembelajaran. Bapak ibu guru juga boleh menambahkan media WA untuk interaksi awal sehingga proses pembelajaran lancar. Untuk dapat tercapainya tujuan pembelajaran lebih maximal guru harus menyiapkan diri baik berupa perangkat lunak maupun keras. Di awal guru harus menyiapkan rencana pembelajaran daring. Tentu di dalam RPP daring di design menggunakan langkah-langkah pemb...

Evaluasi Diri Sekolah (EDS)

Evaluasi Diri Sekolah (EDS) merupakan bagian penting dari proses pengelolaan sekolah selama kurun waktu 1(satu) tahun pembelajaran. EDS merupakan evaluasi yang bersifat internal yang dilakukan oleh sekolah yang melibatkan pemangku kepentingan terhadap capaian kinerja sekolah terhadap 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). EDS ini menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah yang dilaksanakan oleh Tim Pengembang Sekolah (TPS) yang meliputi Kepala Sekolah, guru, wali murid, komite dan pengawas sekolah.  Dalam pelaksanaan EDS Tim Pengembang Sekolah  merancang instrumen sesuai 8 SNP yang mengacu pada pedoman indikator mutu pendidikan.  Keberhasilan TPS dalam menyusun instrumen merupakan kunci keberhasilan dan kemudahan dalam pelaksanaan EDS selanjutnya. Dan jika sekolah  ingin betul-betul dapat memotret secara tepat akan keberhasilan dan kekurangan sekolah, EDS secara benar wajib dilakukan. Karenanya TPS harus lah orang-orang yang mendapat pelatihan secara khusus. Melihat kerja y...

Orang Dewasa/tua Cenderung Lambat dalam literasi Digital

Usia anak lebih cepat dalam memanfaatkan teknologi sedangkan orang dewasa termasuk seusia saya cenderung lebih lambat. Ini terlihat sekali saat mengikuti pelatihan design pembelajaran jarak jauh yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jatim. Kami berempat yang sudah tua memberanikan diri  hanya berbekal  jam terbang sebagai guru sudah lebih 20 tahun. Sedangkan seorang guru lagi masih sangat muda yang mengajar masih sekitar 2 tahun. Ia seumuran dengan anak sulung. Usia ini kelihatannya  hanya berpaut angka 0, tetapi ternyata masa tidak bisa dibohongi.  Hal ini sebagaimana  Sabda Rasulullah SAW: "Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian".  Bahwa  ilmu itu bersifat dinamis dan tidak tetap, keberadaannya menyesuaikan dengan kondisi jaman dimana dan kapan kita hidup. Sesuatu yang hari ini istimewa,  pada ...

Sekedar Refleksi...

Lembaga pendidikan seperti sekolah pada masa pandemi Covid-19 harus bertindak cepat dan tepat. Ini dikarenakan banyak kebijakan yang harus diambil tidak seperti kelazimannya. Bahkan program andalan untuk ujian nasional yang sudah disiapkan matang harus tumbang. Mengingat kesehatan dan keselamatan siswa, guru, tendik dan masyarakat lebih utama. Namun bukan berarti esensi pendidikan untuk mengembangkan kompetensi kognitif, psikomotorik dan afektif menjadi diabaikan. Supaya semua kepentingan dapat dipenuhi tentunya pengambil kebijakan dari level terendah sampai yang diatas melakukan kajian mendalam. Jangan sampai terjadi karena alasan menjaga imunitas semua aktivitas harus berhenti. Atau jika harus berjalan  hanya ala kadarnya.  Lembaga pendidikan misalnya, setiap dari mereka, negeri sekalipun, punya  daya beda dari beberapa kesamaan. Perbedaan inilah yang akhirnya mebawa konsekwensi yang berbeda pula dalam actionnya. Bagi lembaga pendidikan yang bisa bergerak cepat dan mamp...

Menawan

Sudah berapa lama saya tidak mengunjungi blog. Alasan terbesarnya adalah berbagai rasa, fikir dan logika yang silih berganti menghantui. Saya menggambarkan sekolah yang sekarang sedang mengabdi sebagai sosok yang cukup menawan sehingga mampu menghipnotis pikiran calon siswa dan orang tua. Bukan bermaksud sombong tapi begitulah kenyataannya. Andaikan diibaratkan sesosok pemuda pemudi mungkin saja karena tampilannya yang menarik, apa budi pekertinya yang luhur, atau mungkin kecerdasannya bahkan mungkin orang tua dan keluarganya yang baik. Atau bahkan kesemuanya dimiliki. Entahlah....yang jelas animo masyarakat memasuki lembaga ini luar biasa. Jalur prestasi misalnya yang menerima 30% dalam bidang tertentu tidak mampu menerima kejuaraan tingkat provinsi non berjenjang. Sungguh rasanya sangat sayang, namun kuota masing-masing bidang memang terbatas dan tentunya juga harus merata di semua aspek sesuai brand sekolah ini yang unggul dalam prestasi dan juga harus kuat iman taqwa dan akhlaknya....