Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Tipe Guru dalam Pembelajaran Daring

  Di awal pandemi covid 19,  seakan dunia ini akan kiamat. Orang hanya fokus membicarakan covid, banyaknya korban berjatuhan dan berita kengerian lainnya. Banyak orang yang menjadi tidak fokus dalam bekerja karena selalu dihantui perasaan dan kehati-hatian yang berlebihan. Begitu juga di dunia pendidikan, siswa belajar dari rumah, guru mengajar dari rumah, pegawai bekerja juga dari rumah.  Bagi institusi pendidikan utamanya guru dihadapkan dengan berbagai persoalan baik terkait protokol kesehatan maupun perubahan proses pembelajaran yang harus berbasis IT  dengan berbagai aplikasi yang dianggap baru.  Dengan kondisi seperti itu semua pekerjaan nyaris tertunda. Banyak diantaranya menjadi tergagap-gagap dengan apa yang harus dikerjakan. Ada yang rajin mengikuti webinar, ada yang belajar bersama kelompok, ada yang tidak mau belajar, ada juga yang waktunya dihabiskan masak-memasak, bersih-bersi, momong bahkan jualan.  Itulah kondisi guru kita, bahkan ketika sek...

Cara Aman Mengatasi Blendrang

Blendrang yang selama  ini banyak dipahami adalah sayur kemarin yang dipanaskan lagi atau "dinget" sehingga masih bisa dinikmati untuk hari ini dan bahkan besok. Tidak semua blendrang terasa nikmat, hanya jenis tertentu saja seperti sayur nangka muda atau saya menyebut "jangan tewel". Jenis itu yang menurut saya  paling cocok, sedangkan yang lainnya menjadi berubah rasa. Entah menjadi asin atau dampak santan yang dipanasi berulang kali, atau jenis sayurnya yang menjadi terlalu lembek menjadikan blendrang kurang nikmat. Tapi berbeda dengan blendrang tewel yang semakin lama bumbunya tersa menjadi satu dan semakin nikmat.  Begitu juga dengan blendrang pekerjaan apalagi sampai menumpuk. Adakah yang bisa dinikmati dan akan terasa semakin nikmat? Menurut saya selama ini blendrang pekerjaan sungguh menyiksa. Pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita ketika tidak dikerjakan tepat waktu nikmatnya hanya sesaat, tapi setelahnya serasa punya hutang yang belum segera bisa terba...

Kelas Unggulan

Kelas Unggulan pada sekolah negeri menjadi sebuah hal yang dilematis. Hal ini dikarenakan aturan terkait itu belum ada dengan jelas. Pengembangan dan peningkatan mutu untuk dikembangkan dengan inovasi sekolah, namun bentuknya seperti apa belum ada. Ini berbeda dengan program sekolah RSBI, Sekolah Rujukan dan Sekolah Model. Pengembangan sekolah lebih jelas dan inovatif. Namun perbaikan mutu dan inovasi ternyata tetap menjadi tuntutan. Adanya program zonasi menyebabkan kondisi siswa sangat heterogen karakteristiknya. Baik terkait dengan perbedaan kecerdasan, style belajar, latar belakang, budaya dan kebiasaan. Hal ini tentu berdampak pada proses belajar di kelas. Meskipun heterogenitas ini ada yang menilai memberi pengaruh lebih baik bagi anak (Nurhayati Republika 8/7) namun dampak negatifnya juga banyak. Disampaikan bahwa kelas heterogen bisa meningkatkan rasa memahami, menghormati, toleransi yang dapat meningkatkan kemampuan sosial. Ini memang tidak salah, namun bagi guru dalam mengelo...

Pesan si Dul

 "Assalamu'alaikum....Lee...ini Bu Sa'diyah, bagaimana kabarnya dan ada apa, hari ini kamu tidak aktif di pembelajaran PAI". Pesan singkat yang saya tulis di WA Abdul, saya lihat ia aktif tapi tidak segera ada balasan. dipikiran saya melayang dan membayangkan tentang anak ini. Sedang apakah kira-kira? apa seperti Aziz anak tetangga yang jika malam sampai larut di warung kopi sehingga waktu UN ia bangun kesiangan. Apa seperti beberapa anak yang saya jumpai membawa layangan super besar. Atau ia sedang main game dan ndak peduli dengan pelajaran toh tidak bertemu guru. Namun tiba-tiba angan saya tertuju beberapa hari lalu saat vidcall dengan  siswa yang untuk mencari sinyal memanjat pohon dan bahkan salah satu lagi ia sedang menjaga warung ibunya.  Di tengah lamunan tersebut di WA si Dul ada kalimat mengetik. Senang sekali rasanya ketika di respon oleh siswa dan segera saya buka. "Inggih maam, saya minta maaf sebesar-besarnya atas keterlambatan dalam pembelajaran...

Darurat Paket Data

"Assalamu'alaikum maam...",sapa kelompok satu dalam vidcall group. 'Wa'alaikum salam warohmatulloh, ini no absen berapa sampek berapa yaa" jawabku. Kami no absen 1 sampai 6, tetapi Aulia no absen 3 belum bisa ikut maam". "Kenapa dan ada apa yaa Nak", aku menanyakan. 'Katanya lemot dan kuotanya hampir habis', jawab anak-anak kelompok 1. "Ooo yaa ndak apa-apa nanti saya chat Aulia atau kalau ibu lupa tolong Aulia chat saya yaa". "Iyaa maam" jawab mereka serentak. Baiklah kita mulai praktik membaca Al-Qur'an kali ini silahkan dipersiapkan QS. Az Zumar ayat 53, QS. An Najm ayat 39-42 dan QS. ali Imron ayat 159.  Pembelajaran daring sampai minggu ke empat masih menyisakan beberapa persoalan. Salah satunya  adalah terkait fasilitas untuk belajar yaitu fasilitas internet berupa paket data. Bagi anak-anak dari golongan mampu yang memiliki wifi tentu tidak masalah. Akan tetapi bagi mereka yang berasal dari  kalangan sosia...

Pelaksanaan Penilaian Darurat

Penilaian pada proses dan hasil belajar pada masa pandemi covid-19  bisa menjadi permasalahan yang serius. Hal ini jika berbagai pihak yang terkait dalam proses pendidikan tidak segera mengambil langkah antisipatif. Baik pada persoalan aplikasi, bentuk penilaian maupun integritas siswa. Ini penting untuk mendapat penyelesaian karena penilaian adalah bentuk pengukuran siswa.  Dalam pengukuran ini harus tetap mengacu pada prinsip penilaian. Namun demikian prinsip itu harus tetap didasarkan pada pertimbangan realitas yang ada di masyarakat, hambatan yang dihadapi dunia pendidikan, perbedaan satuan pendidikan antara kota, desa, sampai pedalaman, kemampuan sarpras, perbedaan latar belakang sosial ekonomi, karakteristik siswa sampai pada kompetensi guru.  Bisa jadi permasalahan pendidikan pada masa pandemi covid ini adalah permasalahan terbesar yang dihadapi bangsa ini disamping permasalahan kesehatan itu sendiri dan permasalahan ekonomi serta lapangan kerja. Buktinya ketika ki...

Peran Orang Tua dalam BDR

Mulai hari Senin sekolah mengundang wali murid kelas 7 baru untuk sosialisasi Program sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan sehari 3 sesi dan kami rencanakan dari 11 kelas akan berakhir pada hari kamis nanti. Alhamdulillah respon orang tua untuk menghadiri sangat baik. Ada yang kehadirannya 100% namun ada kelas yang beberapa wali murid belum bisa hadir. Ia diminta datang pada sesi lain. Ini dimaklumi mengingat ada yang domisili yang jauh atau dinas dan pekerjaannya tidak bisa ditinggalkan setiap saat.  Kegiatan sosialisasi ini materinya sederhana tetapi penting untuk kelancaran proses pembelajaran siswa baru. Mengingat bapak/Ibu guru belum pernah bertatap muka langsung dengan siswa. Proses MPLS pun juga dilasanakan secara  daring. Mengingat hal tersebut maka pertemuan wali murid ini akan sangat membantu kelancaran komunikasi antara sekolah dengan orang tua dan siswa. Meskipun sudah terbentuk group belajar dengan WhatsAap atau kelas di google class...

Kebijakan BDR

Mengawali tahun ajaran baru setiap sekolah pasti memiliki strategi masing-masing. Strategi pembelajaran utamanya bahkan kebijakan untuk mengambil keputusan BDR. Keputusan ini tentu diambil dengan evaluasi dan analisis yang cermat. Bukan hanya karena tetangga sekolahnya begini maka saya ikut begini. Tetapi tiap sekolah tentu beupaya maksimal untuk dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Makna kata sebaik-baiknya ini adalah ia berusaha melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai aturan yang ada. Misalnya di Kemendikbud tetap mengacu pada Surat Edaran Kemendikbud No. 4 tahun 2020 dan SE no 15 Tahun 2020 tentang pedoman BDR pada masa covid-19. Termasuk Keputusan bersama Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan menteri Dalam Negeru tentang Panduan Penyelenggaraan pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19. Dengan adanya aturan tersebut sekolah berupaya mencari terobosan atau tetap melakukan berbagai inovasi. Tentu hal ini juga mel...