Group WAG bagi siswa yang luar biasa
Permasalahan pembelajaran daring di tiap wilayah, jenjang sekolah pasti memiliki corak yang berbeda dan juga beragam. Disinilah pentingnya melihat berbagai macam permasalahan sampai akar agar menjadi solusi yang sesuai dan bisa menjawab permasalahan dengan tepat. Dan solusi yang tertulis di sini tentu tidak dapat mewakili keseluruhan permasalahan dan menjawab semua hal dalam pembelajaran daring karena yang memang akarnya berbeda, meskipun ada juga persamaannya.
Misalnya saja saya mengajar kelas 9 pada jenjang SMP Negeri di kota Kabupaten. Pada semester genap ini pembelajaran sudah berlangsung 5 pertemuan. Dari absensi kehadiran siswa ada yang sama sekali belum ikut, ada yang sekali dan dua kali. Ada anak yang selalu terlambat masuk. Ada anak yang hanya ikut saat ulangan harian. Ada yang tidak mengerjakan tugas dan masih banyak lagi disamping anak-anak yang selalu aktif dan sungguh-sungguh.
Anak yang saya sebut level 3 adalah anak-anak yang luar biasa. Selain tidak/kurang aktif dalam pembelajaran dan enggan mengerjakan tugas, ia juga tidak merespon saat dikonfirmasi melalui chat, telephone dan sebagainya. Bahkan dengan BK dan wali kelas juga sulit dikonfirmasi. Orang tua dari anak-anak ini sebenarnya ada yang proaktif namun ada juga yang kurang respon.
Sebenarnya sekolah sudah memberikan berbagai penawar mulai fasilitas, dukungan quota, home visit dan pemanggilan orang tua maupun siswa dengan menanda tangani berita acara. Namun penawar tersebut ada yang bertahan sekilas. Selaku guru saya memberikan strategi mulai pendekatan humanis, membentuk kelompok tutorial sebaya dan ngaji bareng pagi dengan vidcall. Hal ini masih saja ada yang belum bisa tertib ikut pembelajaran.
Akhirnya terbentuklah gruop WA lintas kelas yang terdiri dari anak-anak luar biasa. Saya memberi nama group tersebut " Anakku yang Luar Biasa". Saat baru saya masukkan nomor-nomornya ada yang langsung keluar. Baru setelah ada penjelasan terkait group tersebut mereka bisa menerimanya. Ada juga yang langsung merespon minta dikeluarkan dan merasa sudah mengerjakan tugas. Ada yang tugasnya segera di kirim dan sebagainya.
Tujuan dibentuknya group ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa. Di group ini kita akan berbagi berbagai hal dengan hanya anak tertentu saja sehingga privasinya lebih terjaga. Dengan group ini kami ingin lebih dekat dengan mereka, dan lebih sering menyapa. Semoga bermanfaat yaa nak...
Wallohu a'lam...
Ide yang kreatif bu...
BalasHapusDan Semoga lebih sabaar...
BalasHapus