Apersepsi


Apersepsi merupakan hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Bahkan dapat dikatakan setengah keberhasilan dalam proses pembelajaran yang berjam-jam itu ada di keberhasilan apersepsi dan closingnya. Ini tidak berlebihan karena konsentrasi paling tinggi terletak pada awal dan akhir pembelajaran. 


Hal ini harus dipahami oleh guru karena belajar adalah selera dan berfikir. Ketika selera awal sudah tidak ada lagi maka selanjutnya pasti akan biasa-biasa saja dalam berfikir. Karena itu semangat awal untuk belajar harus dibangun melalui Apersepsi ini.


Keberhasilan Apersepsi mengapa berdampak cukup signifikan terhadap keberhasilan pembelajaran. Hal ini karena otak reptil sudah terpuaskan. Setiap hari sebenarnya guru itu bermain-main dengan otak siswanya, karena cara kerja otak hendaknya memahami.


Pada konsep tribune brain dari Paul D Maclean membagi otak menjadi 3 bagian penting yaitu otak reptil, limbik dan neokorteks. Otak reptil mengatur gerak refleks dan keseimbangan koordinasi pada tubuh manusia. Otak inilah yang memerintahkan tubuh bergerak jika terjadi bahaya dan melindungi kita dari bahaya fisik dengan pendekatan "lari" atau "lawan".Jika otak ini aktif orang tidak dapat berfikir dan yang berperan adalah insting atau langsung bereaksi. 


Otak reptil diibaratkan penjaga pintu gerbang yang akan membukakan pintu masuk arus informasi kebagian otak berikutnya. Jika otak reptil terpuaskan maka akan menyalurkan ke bagian otak yang lain. Dalam Apersepsi diupayakan anak lebih senang, tertantang dan termotivasi sehingga akan tumbuh tanggung jawab dalam menyukseskan proses pembelajaran dan akan mencapai tujuan pembelajaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Design Pembelajaran Jarak Jauh

Cara Aman Mengatasi Blendrang

Mutu Pendidikan di Masa Pandemi Covid