Tugas Guru
Hampir 3 bulan sekolah memasuki tahun ajaran baru. Tentu disana sini banyak cerita yang bisa diambil hikmah dan pelajaran pada situasi pandemi yang berkepanjangan. Sebagai guru yang punya tanggung jawab penuh melaksanakan proses pembelajaran merasakan betul dampak dan perubahan. Baik itu dalam proses pembelajaran maupun dampak dari perubahan menejemen sekolah. Termasuk perubahan dan pelaksanaan aturan dari kementerian dan lainnya. Ini harus dipahami betul oleh para guru. Dalam kondisi tidak normal tentu kita tidak bisa menjalani pembelajaran dengan normal atau tatap muka seperti biasanya. Namun kita harus berupaya tetap normal menjalankan tugas.
Tugas guru dan fungsi guru bukan saja mengajar untuk transfer ilmu pengetahuan. Tapi tugas mereka lebih dari itu yaitu melaksanakan proses pembelajaran. Kalau dilihat sekilas tentu hampir sama. Keduanya dilakukan oleh guru dan siswa. Tapi tentu pelaksanaannya berbeda karena mengajar sekedar mentransfer ilmu pengetahuan supaya anak menjadi pintar. Sedangkan tugas dan fungsinya menurut Undang-Undang no. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi siswa.
Kalimat diatas sudah cukup jelas dapat dipahami guru. Tetapi orang diluar guru belum semuanya memahami dengan benar. Hakekat mendidik adalah upaya memotivasi anak untuk dapat megenal diri dan lingkungannya sehingga bermanfaat. Mendidik adalah kegiatan dalam olah rasa, karsa dan fikir sehingga menumbuhkan karakter yang lebih baik. Sedangkan mengajar adalah proses transfer ilmu pengetahuan sehingga siswa mampu memahami konsep yang disampaikan guru. Dalam proses mengajar guru membantu siswa bagaimana ia dapat memahami konsep dengan lebih mudah.
Sedangkan membimbing adalah proses mendampingi siswa untuk dapat menemukan dirinya, potensi, bakat dan kelebihannya serta mengerti akan kekurangannya. Dan untuk mencapai semua itu tentu guru harus mengarahkan jalan mana yang harus dilalui siswa supaya mencapai tujuan. Untuk pencapaian tujuan tentu siswa terus dilatih sehingga trampil. Dari semua itu tentu juga perlu evaluasi sebagai proses sistematis untuk mengukur dan menilai sejauh mana taraf pencapaian siswa, perkembangannya dan bahkan alat ukur efektifitas dan efisiensi pembelajaran yang dilakukan guru.
..
Tapi apakah ini salah? Tentu saja tidak tetapi peran guru tidaklah sekedar menyampaikan ilmu, jauh dari itu ia sebagai fasilitator, mediator, dan motivator dalam pembelajaran. Sebagai fasilitator tentu guru memiliki tugas memfasilitasi siswa untuk belajar. yang namanya siswa belajar berarti siswa aktif melakukan proses.
Tapi apakah ini salah? Tentu saja tidak tetapi peran guru tidaklah sekedar menyampaikan ilmu, jauh dari itu ia sebagai fasilitator, mediator, dan motivator dalam pembelajaran. Sebagai fasilitator tentu guru memiliki tugas memfasilitasi siswa untuk belajar. yang namanya siswa belajar berarti siswa aktif melakukan proses.
Komentar
Posting Komentar