Mengaktifkan Siswa dalam Pembelajaran daring

 Ada beberapa guru yang mengeluh dalam pembelajaran daring. Ada yang absen saja setelah itu hilang, ada yang suka terlambat dan ada pula yang tugasnya tidak segera dikerjakan dalam batas waktu yang telah ditentukan. Ada saja permasalahan di dalamnya yang perlu mendapat penanganan serius melebihi waktu pembelajaran luring dengan tatap muka.

Kalau sudah muncul berbagai masalah akhirnya guru mengambil langkah. Berbagai strategi, kreativitas dan inovasi pembelajaran akhirnya dimunculkan. Guru menggunakan jurus-jurus jitu untuk menghadirkan anak dalam pembelajaran dan berupaya memaksimalkan proses pembelajarannya. Meskipun ketuntasan materi bukan tuntutan dan lebih menekankan kepada penguatan pendidikan karakter dan pembelajaran berbasis kecakapan hidup. Tapi bukankah mendesain pembelajaran baru itu juga tidak mudah. guru tetap menyampaikan KD dan materi yang sudah ditetapkan dalam standar Isi.

 Berbagai jurus yang dilakukan bapak Ibu guru sangat beragam. Yang diawal absensi selalu pakai google formulir, sekarang menjadi berbeda dan bahkan setiap pertemuan formulanya selalu berubah-ubah. Ada yang dianggap absen yang mengerjakan tugas, ada yang dianggap absen yang menulis namanya di google doc, ada yang dianggap masuk yang aktif diskusi di google doc. Bahkan beberapa guru menjelaskan materi lewat vidcall group secara bergantian, cara ini jika siswa tidak aktif maka gurunya memberi tugas kepada ketua kelompok untuk menghubungi. Dan jika itu belum aktif juga maka guru langsung menghubungi sendiri. Ketika guru berulang-ulang menghubungi dengan chat, telp dan vidcall atau mungkin ancaman...hehe, barulah anak menjawab. Banyak temuan ada yang sedang ikut atau diajak orang tuanya bekerja, ada yang sedang di warung kopi dan ada yang masih di kamar tidur dll.

Dari sini akhirnya guru dengan berkolaborasi dengan semua unsur sekolah berupaya mengaktifkan anak -anak yang bermasalah. Sekolah tetap memberikan rambu-rambu dalam berkoordinasi supaya tetap sebagaimana koridor yang menjadi ketentuan. 

bersambung.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Design Pembelajaran Jarak Jauh

Cara Aman Mengatasi Blendrang

Mutu Pendidikan di Masa Pandemi Covid