Pengembangan Diri guru
Bagi para pendidik kegiatan workshop atau pelatihan merupakan bagian dari pengembangan diri. Pengembangan diri penting karena ilmu pengetahuan adalah sesuatu proses yang sifatnya alamiah, dinamis dan terus berubah sewaktu-waktu. Sehingga guru perlu terus berproses melakukan pengembangan diri baik di internal sekolah, di forum MGMP atau yang diselenggarakan oleh lembaga lain. Guru yang rajin ikut pengembangan diri pastilah lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran. Hal ini dikarenakan ia banyak mendapatkan informasi dari beberapa nara sumber atau sesama peserta.
Sedangkan guru yang ogah-ogahan tentu skenario proses pembelajaran itu-itu saja dan begitu-begitu saja. Mengapa demikian, ini karena guru sebagai fasilitator dan motivator hendaknya selalu update terhadap perubahan terutama peserta didik. Memang kalau dari sisi konten pelajaran perubahan itu tidak dratis dan serta merta, namun dari sisi teknik, strategi, media seorang guru harus selalu dapat menyesuaikan. Sebagai contoh sekarang ini saat pandemi covid-19 terjadi. Banyak yang bisa kita lihat dari pembelajaran yang guru lakukan. Ada yang selalu berupaya dengan berbagai aplikasi dan design pembelajaran yang menarik. Dari waktu ke waktu guru ini selalu berusaha membuat ppt, video pembelajaran, materi, quiz-quiz latihan soal dan berbagai bentuk penilaian. Ada yang sekedar berusaha untuk bisa, namun ada juga yang sekedarnya dalam mengajar sehingga hanya memberi tugas dan tugas. Jarang terjadi interaksi dalam proses pembelajaran. Bisa kita bayangkan sepintas saja tentu respon anak dan hasil pembelajaran akan berbeda.
Upaya pengembangan diri guru ini selain berangkat dari pribadi guru. Guru yang ingin perubahan juga pasti ikut perubahan dalam mengelola pembelajaran. Ia banyak mengikuti kegiatan ilmiah berupa pelatihan dan pengembangan keilmuan. Selain kepentingan guru secara pribadi pengembangan ini juga untuk kepentingan lembaga dalam pengembangan institusinya. Lembaga yang dalam hal ini sekolah hendaknya mampu mengkondisikan pengembangan tenaga pendidik dalam program pengembangan sekolah utamanya standar PTK. Sekolah mengevaluasi dan menganalisis akan kebutuhan kompetensi pendidik secara ideal dan selanjutnya ada upaya tindak lanjut untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Upaya pemenuhan itu dengan melihat atau membandingkan kondisi nyata dengan kondisi yang diharapkan.
Upaya ini kiranya juga tidak berhenti di level sekolah namun tentunya menjadi perhatian sampai dalam skala nasional. Kalau ini menjadi prioritas bisa diyakini pengembangan guru akan menjadi lebih maksimal. Guru yang kompeten tentu akan membawa perubahan peningkatan mutu pendidikan.
wallohu a'lam....
Terus berbenah. Terus belajar. Terus mengembangkan diri.
BalasHapusInsyaalloh
HapusMaju terus b hj...
BalasHapusNjih Pak pengawas n bimbingannya kita harapkan
HapusMaju terus b hj...
BalasHapusGuru hebat, menghasilkan murid yg hebat pula...
BalasHapus