"UNTUKMU MASJIDKU"
Banyak moment penting di dunia
pendidikan yang tidak mungkin dilakukan saat pandemi covid. Mulai Ujian
Nasional sampai pada puncaknya acara wisuda yang sangat ditunggu-tunggu seluruh
siswa. Biasanya ia menyambut dengan penuh suka cita dan dilaksanakan dengan
begitu meriahnya. Ada rasa kecewa dihati anak-anak pastinya, karena moment ini
adalah kenangan terakhir selama ia belajar 3 tahun di almamater tercinta dan
saat siswa merayakan keberhasilan dengan didampingi orang tercinta yaitu orang tuanya.
Meskipun banyak event penting yang
batal dilakukan namun bukan berarti kita tidak bisa melakukan sesuatu yang
bermakana. Di SMPN 1 Tulungagung perwakilan alumni pengurus OSIS, Remaja
Masjid, Pramuka dan kegiatan yang lain mengadakan kegiatan yang diberi tema “UNTUKMU
MASJIDKU”. Kegiatan ini adalah perwujudan rasa syukur atas kelulusan dan
keberhasilannya belajar di SMP tercinta. Mereka menggalang dana suka rela untuk
disalurkan pada pembangunan Masjid Al-Ikhlas SMPN 1 Tulungagung.
Sehari sebelumnya perwakilan
siswa mengadakan rapat dan mengirim surat cinta kepada teman-temannya kelas 9.
Pada saat pengambilan rapor, SKL dan cap 3 jari buku induk mereka akan menerima
infak dan shodaqoh teman-temannya. Beginilah isi surat cinta mereka.
Assalamualaikum Wr. Wb
Happy graduation👩🏼🎓👨🏼🎓
✨
Alhamdulillah wasyukurilillah
kita telah lulus dengan lancar di SMPN 1 Tulungagung tercinta.
Marilah rasa syukur ini kita
wujudkan melalui "SUJUD SYUKUR" bersama keluarga. Selanjutnya rasa
syukur dan cinta kita kepada almamater ini, kita wujudkan dengan meninggalkan kesan yang
bisa di ingat sampai suatu saat nanti.
Sehubungan dengan masjid kita
yang belum sempurna atau masih belum jadi, rencananya kita akan membantu dengan
menyumbangkan/mensodaqohkan sebagian harta dengan jumlah seikhlasnya tidak
dibatasi dan tidak dipaksa.
Kegiatan ini bertema
"UNTUKMU MASJIDKU"
Oleh karena itu, dimohon untuk
setiap anak menyumbangkan /
mensodaqohkan sejumlah uang seikhlasnya yang di letakkan di amplop dengan Nama,
Kelas, absen, dan di bawa besok pada saat cap 3 jari di sekolah tanggal 6 Juni
2020 sesuai jadwal masing-masing.
NB:Pengumpulanya di masing"
koordinator kelas. Setelah itu kami akan mengumpulkan dan selanjutnya akan kita
sampaikan pada Panitia Pembangunan Masjid Al-Ikhlas untuk pemasangan Plavon.
Laporan hasil infak akan
diumumkan lewat group kelas, web sekolah dan blog pembangunan masjid SMPN 1
Tulungagung.
Terimakasih atas perhatiannya.
Mohon berita diatas di cermati dan dipahami supaya tidak menimbulkan
kesalahfahaman.
Sekian
Waassalamualaikum Wr. Wb.
🙏🏻
Koordinator:
9A: Indra Nugya Lazuardi
9B: Aditya Manggala Putra
9C: Fredlina Putri Berlian
9D: Aura Shabrina
9E: Fernandito Oka Wahyu Pangestu
9F: Iqbal Antariksa Putra Iwanda
9G: Nandana abhipraya iftikhar khatif
9H:Pasya Fairuzani Luqyana
9I: Ayu Dwi Maydasari
9J: Farrel Irhab Vicky Primansyah
9K: Azizah
9L: Senarai Laia
9M: Syaida Khayla Rayyani
Sampai jam 13.00 mereka belum
beranjak dari Masjid sekolah. Meskipun ia tampak lelah karena pengambilan rapor
dijadwal dengan ketat secara bergantian tiap anak 10 menit. Namun wajah binar
penuh harap tetap terpancar dari mereka. Mereka adalah anak-anak pilihan yang
telah terbiasa memimpin teman-temannya selama di sekolah ini.
Ketika jarum jam menunjuk angka
14.00, aktivitas mereka hampir usai. “Bagaimana Lee...Nduk...”. sapaku.... “Alhamdulillah
Bu...lancar dan terkumpul Rp. 27.500.000,- dan masih ada beberapa teman yang
belum mengambil rapor maupun lupa. Insyaalloh segera kita beritahu lewat group
kelas. Kita tunggu terakhir besok Hari Senin jam 09.00. “Alhamdulillah kalian
memang hebat dan calon pemimpin bangsa mendatang,....” Sapaku lagi.
Rencananya sebagai pertanggung
jawaban terhadap teman-temannya, ia akan membuat banner dan pada Hari Kamis
akan didokumentasikan penyerahan infak/shodaqoh kepada Panitia Pembangunan
Masjid. Sedangkan anak-anak non Muslim infak akan dimanfaatkan untuk pembelian “GITAR”
sebagai sarana dalam kegiatan keagamaannya.
Kegiatan “Untumu Masjidku” yang
dimotori anak-anak ini adalah bentuk nyata pendidikan karakter dalam penanaman
nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Tadkiroatun Musfiroh
(UNY:2008), karakter mengacu pada serangkaian sikap (attitudes), perilaku
(behaviors), motivasi (motivations), dan ketrampilan (skills). Penanaman
pendidikan karakter adalah suatu penanaman nilai-nilai karakter kepada warga
sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan dan tindakan
untuk menanamkan nilai-nilai karakter.
Sedangkan dalam ajaran Islam
sedekah merupakan sikap terpuji yang hendaknya ditanamkan kepada anak-anak
mulai usia dini agar menjadi gemar bersedekah. Hal ini mengingat keutamaan dan
pentingnya sedekah sebagaimana dalam QS Al- Baqoroh ayat 261, 274, QS Al-Ahzab
ayat 35 dan lain-lain. Dan bahkan Rosululloh adalah teladan dalam bersedekah.
Beliau memberi jaminan orang yang bersedekah tidak akan berkurang hartanya.
Esssiiip b hj
BalasHapusDuko Pak Pengawas pokok nulis mawon
HapusSukses buat OSIS,tak lupa pembina nya
BalasHapusHeemm...Sungguh luar biasa..semoga bisa memberikan inspirasi tuk sekolah lain...
BalasHapus