Memilih Sekolah

Setiap orang tua menginginkan pendidikan terbaik buat anaknya, sehingga setiap kali PPDB selalu saja banyak diantaranya dibuat bingung. Kesadaran memilih pendidikan oleh orang tua dimulai dari mencari sekolah kesana kemari baik secara langsung maupun browsing di internet.

Begitu juga PPDB tahun ini, beberapa orang tua dan siswa mulai masuk semester 2 di kelas 9 sudah banyak yang pinjam rapor, minta dibuatkan rerata nilai, minta persyaratan ini itu dan sebagainya. Saat sekolah masih entry nilai mereka sudah banyak yang bingung. Apalagi proses verifikasi hampir setiap membuka WA selalu saja ada pertanyaan terkait itu.

Jangankan orang tua, gurupun akan bangga saat siswa-siswinya dapat tembus masuk di sekolah favorit. Meskipun sesungguhnya sekolah favorit antara satu orang dan lainnya bisa berbeda. Para guru juga memberikan beberapa saran terbaik untuk mereka. Seolah terbaik bagi tiap orang tentu berbeda, karena memang bakat dan potensinya berbeda pula. Anak yang suka ketrampilan tentu dia akan cocok di sekolah kejuruan sehingga bakat dan potensinya dapat berkembang lebih optimal. Sedangkan anak yang ingin mengoptimalkan keilmuannya ia lebih cocok di SMA/MAN. Jangan sampai memilih sekolah hanya mencari mudahnya, kalau mudah untuk dijangkau itu masih bagus karena tidak merepotkan orang tua nantinya. Tapi kalau mudah dalam proses belajarnya “golek sekolahan sing penak ra patek mikir” itu jangan sampai terjadi. Karena sekolah atau belajar esensinya adalah berfikir.

Aspek pengembangan pengetahuan, ketrampilan dan sikap semua melalui proses berfikir. Berfikir akan berbeda dengan menghafal, atau menyelesaikan soal matematika yang sulit. Menurut Khodijah dalam buku Psikologi Belajar, secara sederhana, berfikir adalah memproses informasi secara mental atau secara kognitif. Secara lebih formal, berfikir adalah penyusunan ulang atau manipulasi kognitif baik informasi dari lingkungan maupun simbol-simbol yang disimpan dalam long term memory. Jadi, berfikir adalah sebuah representasi simbol dari beberapa peristiwa atau item.

Nak....Yakinlah setiap hasil usaha yang kamu lakukan pasti ada hikmahnya. Selamat untukmu yang sudah mendapatkan sekolah. Dan selamat berjuang untuk yang sedang proses PPDB. Jangan lupa berdo’a mohon petunjuknya...Sukses selalu....


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Design Pembelajaran Jarak Jauh

Cara Aman Mengatasi Blendrang

Mutu Pendidikan di Masa Pandemi Covid