BEST PRACTICE: HASIL YANG DICAPAI DALAM PEMBELAJARAN DI RUMAH (LEARNING FOR HOME) SMPN I TULUNGAGUNG (4)

D.      Hasil yang Dicapai

Hasil yang dicapai dalam LFH sejalan dengan upaya pemerintah yang tertuang dalam edaran kemendikbud no 4 tahun 2020. Tugas guru dalam LFH bukan hanya memindahkan tugas pembelajaran dari guru kepada orang tua. Namun yang jauh lebih penting bagaimana guru mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran bermakna. Diantara hasil LFH adalah sebagai berikut:

1.       Kompetensi siswa dalam pembelajaran semakin meningkat.

LFH dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran daring. Kalau selama ini Hp lebih banyak digunakan untuk mainan game, yutube dan media sosial diluar pembelajaran, maka dengan adanya pembelajaran daring siswa memanfaatkan untuk fasilitas belajar. Dengan bimbingan guru dan pendampingan orang tua siswa pengetahuan dan ketrampilan siswa meningakat. Dari berbagai hasil LFH siswa dapat berkarya dalam bentuk vidio, gambar, karangan, essay, puisi maupun segala bentuk lainnya.

Beberapa contoh hasil karya siswa:




                                                 


2.       Meningkatnya Penguatan Pendididkan Karakter bagi Siswa

Selama LFH terjadi peningkatan dalam penguatan pendidikan karakter siswa. Hal ini dapat dilihat sebagai berikut:

a.       Keimanan dan ketaqwaan siswa semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari pengalaman beribadah siswa dimasa pandemi covid. Terlebih lagi saat memasuki bulan Romadhon sebagaimana laporan siswa dalam link berikut:

1)       https://docs.google.com/forms/d/1vk-3_WWJ9VRS-AGG6K8HlrNvvkKJZMAfKVJIfbU7eIk/edit?usp=sharing,

2)       http://gg.gg/downloadaplikasijurnalramadhan,

3)       http://bit.ly/KEG_ROM_KLS_9_1

4)       http://bit.ly/KEG_ROM_KLS_8_1

5)       http://bit.ly/KEG_ROM_KLS_7_1

6)       https://forms.gle/nztm7JAqTox9F9THA

7)       https://bit.ly/ROMADHON8

8)       https://bit.ly/ROMADHON7

b.       Siswa rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan selalu cuci tangan dengan sabun ketika baru keluar rumah atau memegang benda dari luar.

c.       Terbentuk pola hidup sehat dan teratur. Siswa menyadari pentingnya imunitas yang dapat dibangun dari pola hidup sehat dan teratur.

d.       Kemandirian siswa menjadi meningkat baik dalam belajar maupun mengurus dirinya sendiri.

e.       Siswa tekun belajar karena setiap pembelajaran disertai dengan tugas yang harus dikerjakan.

f.        Siswa terbiasa belajar dari berbagai sumber. Guru bukan satu-satunya sumber belajar tetapi berbagai media, aplikasi pembelajaran dan lingkungan sekitar.

g.       Siswa memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Hal ini dapat dilihat dari tanggung jawabnya mengerjakan dan mengirim hasil tugasnya meskipun tidak ditunggui secara langsung oleh guru.

h.       Kedisiplinan siswa meningkat. Kedisiplinan dalam belajar, membantu orang tua dan melaksanakan tugas-tugas lainnya.

i.         Sikap kerjasama dan empati siswa semakin meningkat. Siswa melakukan penggalangan dana untuk kegiatan sosial dan ibadah, Misalnya melalui program “UNTUKMU MASJIDKU”. Mereka juga membantu tetangga yang kurang mampu dan terdampak covid-19. Siswa juga saling membantu temanya yang kesulitan melaksanakan pembelajaran.


3.       Meningkatnya Ketrampilan Literasi bagi Siswa.

Minimnya interaksi verbal secara langsung dengan guru menyebabkan siswa harus rajin membaca semua petunjuk, materi dan bentuk tugas yang diberikan guru. Selanjutnya siswa dituntut untuk menuangkan jawaban, pendapat dan hasil analisisnya dalam bentuk tulisan/karya.



4.       Meningkatnya Kompetensi Guru

Guru yang sebelumnya tidak melakukan pembelajaran daring menjadi harus melaksanakannya. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kompetensinya dalam penguasaan IT dan pelajaran berbasis IT dengan berbagai aplikasi pembelajaran. Guru dalam memberikan pembelajaran bermakna bukan saja bersifat akademis namun yang dapat diterapkan di rumah. Beberapa Guru yang menghasilkan karya diantaranya:

a.       https://bit.ly/2RHsujI

b.       https://youtu.be/ARDyxUeHV8c

c.      https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Belah-Ketupat-2016/index.html

d.      https://classroom.google.com/u/1/c/NDg1OTg5MzA1MDRa/a/ODAxNzI1MzI2NzFa/details

e.   https://share.quizizz.com/join?c=8222e157aec355c7081f1180358d4e3fc312fdebdd4d1cb72a8daf237c5b1fc4e55629748d0ff585b5edaf5f07de3715c68360e8c480e36f19cc93859ad285b20f4203312808f780502e2f67fb8ff6898dcebbf15b6006ff7da054cb754d4d44104bdf548c027950be7e790c3f1b4716d61e9a818a6c486fd534eeefc0febda21e018f4e4ca161bfa57eb5ce91f3d4919468c69355f79a78b2fb26778302b57836a60acc1c153b52a19c0ad3ea913864&linktype=mobile

f.        https://classroom.google.com/u/1/w/NDg1OTg5MzA1MDRa/tc/NDk5MjMzMzIxODRa


Contoh Pelatihan Aplikasi Pembelajaran Kelompok A



Pelatihan Aplikasi Pembelajaran Kelompok B


5.       Meningkatnya kompetensi Kepala Sekolah

Dengan adanya Covid -19 kompetensi kepala sekolah dalah mengelola sekolah semakin meningkat. Diantara peningkatan itu diantaranya:

a.       Terbiasa menggunakan webinar, zoom, vidcom dll.

b.       Menghasilkan karya dengan link:  http://bit.ly/PBM_DIRUMAH

6.       Meningkatnya Perhatian, Pengawasan, Pendampingan Orang tua kepada anaknya.

Perhatian, pengawasan, dan pendampingan orang tua kepada anaknya selama masa covid meningkat. Orang tua mendukung pembelajaran daring putra-putrinya. Orang tua juga memberikan kegiatan positif berbasis kecakapan hidup dengan membantu orang tua di rumah. Anak-anak juga dibimbing dalam penguatan pendidikan karakter.

7.       Meningkatnya kepedulian dan komunikasi antara  sekolah, komite, orang tua dan pemerintah. Selama pandemi Covid kepedulian warga sekolah meningkat. Orang tua dari kalangan menengah keatas melalui paguyuban membantu anak-anak yang kesulitan ekonomi. Disamping itu komunikasi semakin terjalinmeskipun melalui media sosial. Komunikasi yang lancar antara guru dan orang tua bukan sekedar menanyakan tugasnya sudah selesai apa belum namun juga menanyakan kesulitan yang dialami orang tua. Dan orang tuapun dapat sharing tentang kebiasaan belajar putra-putrinya dan meminta saran dari guru. Bila komunikasi berjalan lancar insyaalloh siswa akan berhasil.

a.       Komunikasi Sekolah kepada orang tua terkait EFH

Assalamualaikum  wr. wb.    

Yth. Orang tua/Wali murid siswa SMPN  1 TA.

Diberitahukan dg  hormat bhw untuk  melindungi  dan  menjaga siswa  dan  guru  serta  keluarga besar  SMPN  1 TA  dari  resiko penyebaran  virus  corona dengan  ini  disampaikan bahwa mulai tgl 16 s.d 29 Maret 2020, putra putri Bpk/Ibu belajar di rumah.

Untuk itu mohon bantuan, pengawasan dan pendampingannya sbb:

1. Jadwal Pembelajaran spt biasa dg cara online

2. Menghindari kontak  fisik langsung ( salaman,  berpelukan,  cium  tangan,  keg. Masal dll).

3.Meningkatkan kebersihan  dg  cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer dan  menjaga  wudhu  bagi  yg  muslim.

4. Diharapkan tidak bepergian ke tempat umum, tempat wisata,  warung kopi utk pencegahan.

5. Hindari interaksi yg melibatkan banyak orang.

6. Seluruh kegiatan ekstra kurikuler ditunda baik berupa latihan atau lomba.

7.  Pelaksanaan PAT, PTS  dan  TO  kls 9 menunggu  info lebih  lanjut  dari  sekolah.

8. Banyak berdoa  agar kita  terhindar  dari  penyakit  menular,  banyak  Istighfar  untuk  mohon  ampunan.

Demikian stas kerjasamanya disampaikan banyak terimakasih.

Wassalamualaikum  wr. w.b

b.       Contoh Komunikasi Sekolah kepada orang tua terkait Kewaspaan Covid

Assalamu'alaikum. Wr. Wb

Menindaklanjuti surat edaran dari Dispora No 421/1371/104010/2020 tanggal 3 April Tahun 2020 tentang Kewaspadaan Covid-19. Disampaikan kepada semua Orang tua/Wali murid bahwa:

1. Belajar di rumah diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan (menunggu informasi lebih lanjut).

2. Agenda kelas 7 dan 8 PBM secara on line  materi semester genap atau pengayaan  menulis pengalaman pribadi selama belajar di rumah  dipandu masing2 guru matpel).

3. Kelas 9 Remidi PAT,  menyelesaikan tugas harian bagi yang belum tuntas KKM,  atau pengayaan dg menulis pengalaman pribadi selama belajar di rumah (dipandu masing-masing guru matpel).

4. Dimohon Bpk/Ibu tetap mendampingi dan memantau agar putra putri tidak bepergian ke tempat umum, tempat wisata, warung kopi dll.

5. Marilah kita banyak berdoa, semoga pandemi covid-19 segera berakhir dan kita semua selalu dalam kondisi sehat. Aamiin.

Demikian untuk menjadikan perhatian dan atas kerjasamanya disampaikan banyak terimakasih.

Wassalamu'alaikum. Wb. Wb

Ttd KS SMPN 1 Tulungagung.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Design Pembelajaran Jarak Jauh

Cara Aman Mengatasi Blendrang

Mutu Pendidikan di Masa Pandemi Covid