AIR MATA

Air mata...
Menetes membasah
Kala sakit tenangkan ruah
Kala gundah luapan resah
Bahagiapun kadang tertumpah

Air mata...
Meski kamu tak berharga
Biarkan aku yang menyeka
Saat jatuh begitu saja
Senyumpun tak lagi menjaga
Saat sapa abai mengeja
Akan makna jiwa
Kamulah pelipur setia

Air mata...
Tumpahan segala rasa
Diri yang nestapa
Berlumur khilaf dosa
Dihadapan KuasaNya
Bermohon ampunanNya.

Komentar

  1. Alhamdulillah rumah pribadi literasi sampun di dirikan... Selanjutnya tinggal menghiasinya setiap waktu.

    Dihiasi, puisi, esay, novel, refleksi, tulisan kritis, tulisan gagasan, daily actifity, dll

    Selamat atas rumah barunya b hj... Smg produktif menginspirasi.

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Hehee.... Kalau puisi insyaalloh sdh hampir jadi satu buku...

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Design Pembelajaran Jarak Jauh

Cara Aman Mengatasi Blendrang

Mutu Pendidikan di Masa Pandemi Covid